Minggu, 27 Januari 2013

Pengantar Bisnis Informatika

Pengantar Bisnis Informatika

Kali ini saya akan menjelaskan sedikit yang saya ketahui tentang Pengantar Bisnis Informatika. Pengantar bisnis informatika merupakan disiplin ilmu yang berisi tentang bagaimana kita bisa berbisnis (membuka usaha) dengan memanfaatkan ilmu informatika yang nantinya akan mempermudah bisnis untuk meraih konsumen ataupun mitra bisnis dengan cakupan yang luas. Dengan kita memahami ilmu informatika, salah satunya kita bisa mengerti tentang bagaimana membuat website yang dinamis dan menarik sehingga customer tertarik untuk berbisnis dengan kita.

untuk para mahasiswa di jurusan Teknik Informatika yang hendak mendirikan usaha sendiri (wirausaha) sangat pengting untuk mengenal lebih dalam tentang materi-materi Pengantar bisnis informatika.

Contoh Bisnis Informatika :

Web E-commerce
- Berniaga.com
- Tokobagus.com
- FJB Kaskus.co.id

Online shop
-bhineka.com
-rakitan.com

www.gunadarma.ac.id

Pengertian E- Commerce


Pengertian E-Commerce



E- Commerce merupakan kepanjangan dari electronik commercial merupakan bidang perdagangan yang cakupannya lebih luas dari perdagangan pada umumnya, kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan E-commerce biasanya adalah pembelian, penjualan, pemasaran baik barang atau pun jasa. jadi pengertian E-commerce adalah kegiatan yang meliputi pembelian, penjualan dan pemasaran barang atau jasa dengan media elektronik. Jaman sekarang sudah banyak yang memanfaatkan e- commerce untuk memperluas cakupan bisnisnya karena dengan ini kita dapat melakukan transaksi dagang dengan siapapun dan dimanapun selama yang bersangkutan memiliki koneksi internet.

E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS $12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat triliyun dolar US pada tahun 2011.

Keuntungan E-Commerce
- Cakupan Luas
- Akses Cepat
- Mudah di perbarui/ update
- Interaktif

Kerugian E-Commerce
- Kurang efektif untuk kalangan bawah yang kurang mengerti teknologi
- Maraknya kasus Penipuan

inilah sedikit penjelasan tentang apa itu E-commerce

sumber: wikipedia

Kamis, 26 Juli 2012

Game yang Tak Lekang Oleh Waktu

Game yang tak lekang dimakan waktu 

Dalam sejarah perkembangan game di dunia tentu sudah banyak bermunculan game-game yang telah di rilis dari dulu hingga sekarang. Namun karena jumlahnya yang sangat banyak maka wajar saja jika kita tidak mengingatnya satu persatu. Namun kali ini akan saya bahas tentang game yang Tak Lekang Oleh Waktu yang mana game-game ini telah mendapatkan tempat tersendiri di hati gamers di seluruh dunia. Hal ini biasanya dilatar belakangi karena adanya kenangan yang mendalam saat kita memainkannya atau ceritanya yang bagus sehingga pemain terbawa kedalamnya. Berikut merupakan game-game yang tak lekang oleh waktu menurut saya, yaitu : 

1. Super Mario Bros Game ini pasti diketahui oleh hamper setiap game diseluruh dunia, masa kejayaannya adalah saat konsol game Nintendo muncul. Game ini bertema petualangan, bercerita seorang tukang ledeng bernama Mario dan temannya bernama Luigi yang melewati berbagai rintangan demi menyelamatkan seorang putri yang ditawan dikerajaan. Namun perjalanan mereka tidaklah mudah selain harus melawan pasukan merah dan pasukan kura-kura, mereka pun harus bisa mengalahkan seekor naga di akhir cerita demi menyelamatkan sang putrid tersebut. Game ini di desain sudah sangat menarik pada masanya, mulai dari pemandangan langit biru, pipa bawah tanah, diatas awan, sampai di dalam air. Menurut sumber yang saya dapat, hingga saat ini game Mario bros sudah di rilis lebih dari 20 ribu copy untuk berbagai konsol. Game ini pun sudah dirilis dalam bentuk 3 dimensi sehingga layak rasanya jika game ini dikategorikan sebagai game yang tak lekang oleh waktu. 
 
2. Final Fantasy Game yang satu ini tidak kalah menyedot perhatian para gamer di seluruh dunia, game bertipe RPG ini memiliki ide cerita yang sangat kompleks di setiap versinya. Mungkin hal ini yang telah berhasil merebut hati para pecinta game untuk terus mengikuti perkembangan game ini. Masa kejayaannya adalah saat era konsol SNES, dirilis lah versi pertama yaitu Final Fantasy. Seiring waktu bisa dibilang penjualannya sukses pada masa itu sehingga dirilis versi selanjutnya hingga yang terbaru saat ini yaitu Final Fantasy VII untuk konsol PS II. 


Nama :  Hendrawan Wijaya
Kelas  : 3IA13
NPM  : 55409197

Minggu, 18 Maret 2012

Pengenalan Teknologi Game

Nama : Hendrawan Wijaya
Kelas: 3IA13
NPM : 55409197

Pengenalan Teknologi Game
Game atau bahasa indonesianya adalah permainan sebenarnya sudah bukan hal yang ane lagi bagi setiap orang karena jika dilihat sejarahnya permainan sudah ada sejak jaman nenek moyang yang terkadang kita sebut dengan permainan tradisional. namun seiring dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup manusia dewasa ini banyak yang sudah memetamorfosa permainan-permainan itu menjadi sebuah hiburan yang dapat dinikmati dan di mainkan kapan saja dan biasanya dengan bantual sebuah konsole game. Pada awal kemunculan konsole game ini di dahului dengan yang namanya SNES, lalu seiring dengan perkembangan teknologi mulai bermunculanlah NES, NINTENDO, SEGA, Playstation dan X-Box hingga saat ini. Game pun saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia karena dengan bermain game kita bisa mendapatkan hiburan serta dapat merasakan sensasi berbeda yang tidak bisa kita dapatkan di dunia nyata seperti contohnya tembak-tembakan, balapan, bertarung dll. Pada saat ini game pun bertransformasi dari awalnya hanya tampilan black & white, kemudian 2 dimensi dan teknologi saat ini bahkan sudah 3 dimensi. Apalagi dengan sudah banyaknya pengguna komputer di dunia, para pembuat game pun semakin tertantang untuk membuat game dengan menyuguhkan tampilan grafik serta efek visualisasi yang semakin nyata.

Teknik Pembuatan Game Secara Umum
Dalam proses pembuatan game, dibutuhkan software khusus untuk mengubah baris program menjadi tampilan hingga alur cerita dari sebuah game. Aplikasinya pun beraneka ragam, mulai dari yang open source hingga yang berbayar. namun pada dasarnya dalam pembuatan game kita harus mampu membuat sebuah model atau karakter dari game yang akan kita buat, lalu kita juga dituntut untuk dapat menggerakkan karakter tersebut sesuai dengan inputan yang kita berikan. Selain dari segi control, sebuah game juga dituntut agar mampu memberikan tampilan yang menarik bagi pemain sehingga dapat menimbulkan kesan keceriaan pada setiap gamer. Dewasa ini bahkan gamer tidak sedikit yang menuntut dari sisi realitas agar dapat lebih ditingkatkan untuk hal ini biasanya pada game yang bergenre simulasi. Yang tidak kalah penting adalah alur dari sebuah game itu sendiri, semakin seru alurnya semakin banyak gamer yang akan memaikan game tersebut.

Bahasa Pemrograman dalam Pembuatan Game
Banyak bahasa pemrograman yang bisa kita gunakan dalam pembuatan game, seperti java, c++, pascal, phyton, strawberry prolog, ogre, blender, dll. Tentunya masing masing dari bahasa pemrograman itu memiliki kelebihan serta kelemahan masing-masing, hal ini tinggal terserah kepada si developer mau menggunakan bahasa pemrograman yang mana.

Hal yang perlu diketahui dalam Pembuatan Game
sebenarnya banyak hal yang harus diketahui seorang pembuat game sebelum membuat game, seperti : teknik dalam pembuatan game, sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan sebuah game, serta pengetahuan game apa saja yang menarik di kalangan masyarakat sehingga dia menciptakan game yang akan disenangi dan dimainkan oleh orang banyak.

Minggu, 20 November 2011

Membuat Bentuk dengan OpenGL

Pada Tugas Grafkom kali ini kelompok kami :
Arif Dwi Nur Cahyo (50409340)
Erlangga Indra Saputra (53409127)
Fajar Febrian (55409074)
Hendrawan Wijaya (55409197)
Moh. Zaenal Rosyidin (55409042)

Kelas 3IA13

akan memberikan beberapa contoh penggunaan OpenGL dalam pembuatan berbagai bentuk.
Pada kesempatan ini kami menggunakan Software DevC++

bentuk yang pertama yaitu sebuah Line (Garis):
coding

#include
#include
#define drawOneLine(x1,y1,x2,y2) glBegin(GL_LINES); \
glVertex2f ((x1),(y1)); glVertex2f ((x2),(y2)); glEnd();


void coba(void)
{
glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glColor3f (1.0, 1.0, 1.0); /*putih*/
glBegin (GL_LINES);
drawOneLine (50.0, 75.0, 250.0, 75.0);
glEnd();
glFlush ();
}


void coba1 (int w, int h)
{
gluOrtho2D (0.0, (GLdouble) w, 0.0, (GLdouble) h);
}


int main(int argc, char** argv)
{
glutInit(&argc, argv);
glutInitWindowSize (300, 150);
glutCreateWindow (argv[0]);
glutDisplayFunc(coba);
glutReshapeFunc(coba1);
glutMainLoop();
return 0;
}



bentuk yang Kedua yaitu sebuah Polygon :
coding

#include
void coba(void)
{
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glBegin(GL_POLYGON);
glColor3f(0.0,1.5,0.0); /* ijo */
glVertex2f(0.0,0.75);
glColor3f(1.0,0.0,0.0); /* merah */
glVertex2f(-0.5,-0.5);
glColor3f(0.0,0.0,1.0); /* biru */
glVertex2f(0.5,-0.5);
glColor3f(1.0,1.0,0.0); /* kuning */
glVertex2f(0.75,0.25);
glColor3f(0.0,1.0,1.0); /* biru langit*/
glVertex2f(-0.75,0.25);
glColor3f(1.0,0.0,1.0); /* ungu */
glVertex2f(-0.5,-0.5);
glEnd();
glFlush();
}

int main(int argc, char **argv)
{
glutInit(&argc, argv);
glutInitWindowSize (300, 300);
glutCreateWindow("polygon");
glutDisplayFunc(coba);
glutMainLoop();
return 0;
}



bentuk yang Ketiga yaitu sebuah Persegi :
coding

#include
void coba(void)
{
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glBegin(GL_POLYGON);
glColor3f(1.0, 0.0, 0.0); /* merah */
glVertex2d(0.75,0.75);
glColor3f(0.0, 1.0, 0.0); /* hijau */
glVertex2d(0.75,-0.75);
glColor3f(0.0, 0.0, 1.0); /* biru */
glVertex2d(-0.75,-0.75);
glColor3f(1.0, 1.0, 1.0); /* putih */
glVertex2d(-0.75,0.75);
glEnd();
glFlush();
}

int main(int argc, char **argv)
{
glutInit(&argc, argv);
glutInitWindowSize (300, 300);
glutCreateWindow("persegi");
glutDisplayFunc(coba);
glutMainLoop();
return 0;
}



bentuk yang Keempat yaitu sebuah Persegitiga :
coding

#include
void coba(void)
{
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glBegin(GL_POLYGON);
glColor3f(0.0,1.5,0.0); /* ijo */
glVertex2f(0.0,0.75);
glColor3f(1.0,0.0,0.0); /* merah */
glVertex2f(-0.5,-0.5);
glColor3f(0.0,0.0,1.0); /* biru */
glVertex2f(0.5,-0.5);
glColor3f(1.0,1.0,0.0); /* kuning */
glVertex2f(0.75,0.25);
glColor3f(0.0,1.0,1.0); /* biru langit*/
glVertex2f(-0.75,0.25);
glColor3f(1.0,0.0,1.0); /* ungu */
glVertex2f(-0.5,-0.5);
glEnd();
glFlush();
}

int main(int argc, char **argv)
{
glutInit(&argc, argv);
glutInitWindowSize (300, 300);
glutCreateWindow("polygon");
glutDisplayFunc(coba);
glutMainLoop();
return 0;
}

Rabu, 19 Oktober 2011

Desain Permodelan Grafik : Konversi pada Vektor dan Bitmap

Bisakah vektor menjadi Bitmap??? Atau bisakah Bitmap menjadi Vektor???
Pernahkah pertanyaan singkat ini terbersit dipikiran anda? Ya, pertanyaan itu sempat terbersit dipikiran saya ketika dosen softskill saya menjelaskan tentang keduanya. Dengan dasar itu maka saya ingin berbagi hasil pencarian saya tentang cara ini.

Konversi Bitmap ke Vektor
Cara ini dapat dilakukan dengan metode Tracking, yaitu dengan ditelusuri satu persatu pixelnya sehingga menjadi garis dan titik-titik yang tersusun dengan matematis. Pengaplikasiannya bisa menggunakan software Corel Draw, buka file>>save as>>pilih tipe data TIF, TIFF, PCX, atau PNG.

Konversi Vektor ke Bitmap
Cara ini dapat dilakukan dengan metode Rusting, yaitu mengikis grafik vektor sehingga menjadi titik-titik pixel yang kaya warna. Pengaplikasiannya bisa menggunakan software Photoshop, buka file>>save as>>pilih tipe data BMP,JPG,atau JPEG.

Demikian sharing singkat saya semoga bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan kita bersama.

Desain Permodelan Grafik : Vektor Dan Bitmap

Dewasa ini banyak sekali perkembangan yang telah terjadi di dunia teknologi, dari mulai bermunculannya gadget-gadget canggih hingga ditemukannya berbagai macam sistem yang tentunya memudahkan kita sebagai konsumen untuk mengakses berbagai hal dan melakukan berbagai pekerjaan sehari-hari. Sebagai salah satu bagian dari teknologi saat ini, perkembangan Desain Permodelan Grafik pun tidak kalah ketinggalan. Dari yang tadinya hanya 2 dimensi, namun makin kesini sudah dapat kita temukan format-format baru seperti 3 dimensi dan bahkan 4 dimensi yang semakin memanjakan penglihatan kita dalam melihat sebuah tampilan grafik. Dengan sudahnya seringnya kita mengenal tentang format-format baru tersebut, semakin mudah untuk kita memahami apa itu Desain Permodelan Grafik. Desain Permodelan Grafik adalah sebuah sistem, cara dan upaya untuk membuat serta menata sebuah grafis sehingga terlihat semakin nyata (3D). Teknik dalam pembuatan sebuah tampilan 3D ini pun tidak semudah yang kita kira, banyak aspek dan faktor yang mesti kita pahami sebelumnya seperti : Pencahayaan, Tingkat kedalaman, tingkat Kecerahan warna dll.

Bagi kaum muda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Photoshop dan Corel Draw, kedua software itu biasanya digunakan untuk melakukan manipulasi pada gambar. Namun tahukan anda bahwa kedua software tersebut memiliki tipe grafis identiknya masing-masing??? Ya ternyata kedua software itu memang berbeda, letak perbedaannya ada pada jenis grafik yang bisa diolah. Pada Photoshop biasanya grafis bertipe bitmap yang diolah, sedangkan pada Coreldraw biasanya grafis bertipe vektor yang diolah. Lalu pertanyaannya sekarang apakah perbedaan antara kedua tipe grafis tersebut??? Dalam artikel saya ini akan saya coba untuk menjelaskan apa itu Bitmap dan Vektor.

Bitmap
Bit-bit yang terkumpul menjadi satu untuk membentuk suatu tampilan grafik dan memiliki kesatuan titik yang kita sebuat dengan pixel merupakan pengertin dari Bitmap. Biasanya grafis dengan tipe ini digunakan untuk melakukan editing atau manipulasi karena setiap titiknya mengandung pixel yang membuat grafik tipe ini lebih kaya warna dibanding vektor, namun memiliki kelemahan akan pecah jika diperbesar.

Vektor
Merupakan grafik yang terdiri dari titik garis yang disusun sedemikian rupa dengan menggunakan hitungan yang metematis. Dengan dasar itu maka grafik dengan tipe vektor tidak akan pecah saat di perbesar sehingga sangat cocok untuk membuat logo, merk dagang, dll yang sifatnya sewaktu-waktu dibutuhkan pencetakan dalam resolusi yang besar.

Sekian Penjelasan singkat dari saya semoga bermanfaat dan semakin membuka wawasan kita bersama. Terima Kasih.